
Tim Flux Creative Universe mengangkat piagam Rekor MURI. Mesin di balik 2.301.520.698 views bukan artis besar, melainkan pasukan kreator dan konten buatan pengguna. (Dok. Flux Creative Universe)
Ketika Flux Creative Universe (FCU) memecahkan Rekor MURI dengan 2,3 miliar views, banyak yang mengira ada deretan artis dan influencer mahal di baliknya. Kenyataannya justru sebaliknya. Mesin utama Idenya Flux adalah orang biasa dan konten buatan pengguna.
KOL vs KOC
Alih-alih bergantung pada Key Opinion Leader atau influencer bernama besar, Idenya Flux membentuk pasukannya sendiri yang mereka sebut Key Opinion Creators atau KOC. Mereka orang-orang tanpa nama besar, jumlah follower minim, tapi punya satu kemampuan penting, yaitu membuat video yang relatable, bisa dipraktikkan, dan bikin orang lain ikut-ikutan. Kata Yohanes Auri, tujuannya bukan reach, tapi action.
Kenapa UGC Jadi Senjata Utama
User-generated content punya kelebihan yang tidak dimiliki iklan biasa, yaitu kepercayaan. Orang lebih percaya pada konten yang dibuat sesama pengguna ketimbang iklan yang dipoles. Begitu sebuah ide cukup sederhana untuk ditiru, orang akan membuat versinya sendiri, dan setiap video baru menambah jangkauan tanpa biaya tambahan.
Terbukti di Lapangan
Pola ini terlihat di hampir semua kampanye besar mereka. Di Dufan Secret Code, pengunjung yang berhasil memecahkan kode dengan sukarela merekam dan mengunggah momen mereka. Di tren Rexona untuk Kaki, orang berlomba mempraktikkan hack sederhana itu dengan gaya masing-masing. Konten tidak berhenti di satu unggahan, tapi berkembang jadi gerakan.
Konten yang Bisa Dipraktikkan Selalu Menang
Filosofi Idenya Flux jelas, konten yang relatable dan bisa dipraktikkan akan selalu mengalahkan konten yang sekadar dipamerkan. Di era video, algoritma makin tidak peduli siapa yang mengunggah asalkan idenya kuat. Inilah yang membuat brand kecil sekalipun bisa bersaing tanpa bujet raksasa.
Pondasi Rekor MURI
Strategi UGC dan KOC inilah yang jadi fondasi Rekor MURI. Akumulasi dari jutaan partisipasi orang biasa, bukan segelintir bintang, yang membawa total menembus 2.301.520.698 views dan mengukuhkan FCU sebagai agensi dengan capaian penonton terbesar di Indonesia.